4.1 Desain Evaluasi dan Pendekatan Telaah Bukti Sistematis
Desain evaluasi metodologis dalam mengkaji efektivitas layanan puskesmas terhadap penanganan stunting disusun melalui pendekatan telaah kebijakan publik dan analisis komparatif dokumen tata kelola kesehatan. Kerangka teoretis implementasi kebijakan digunakan untuk membedah dimensi komunikasi, ketersediaan sumber daya, disposisi pelaksana, serta struktur birokrasi di fasilitas pelayanan primer [crossref-10-35816-jiksh-v15i1-302]. Pendekatan ini memungkinkan penelusuran terhadap transmisi pedoman teknis dari tingkat pusat menuju tingkat operasional puskesmas, sekaligus mengidentifikasi hambatan administratif yang membatasi fleksibilitas intervensi gizi di lapangan. Kriteria evaluasi metodologis ini mengintegrasikan parameter disparitas wilayah dengan menimbang variasi sosio-kultural dan kesiapan fasilitas di kawasan pedesaan serta perkotaan [crossref-10-6000-1929-4247-2026-15-01-2]. Analisis tematik diaplikasikan untuk memetakan pola kesenjangan kompetensi klinis, mekanisme rujukan, dan konsistensi pendampingan nutrisi anak. Dengan mengombinasikan telaah regulasi formal dan sintesis studi empiris fasilitas kesehatan tingkat pertama, kerangka kerja metodologis ini memberikan landasan komprehensif guna menilai sejauh mana tata kelola operasional puskesmas mampu mengadaptasi kebijakan makro ke dalam intervensi pencegahan malnutrisi yang terukur dan berkeadilan sosial.